wisuda-terbaik-unpandMenjadi Wisudawan / wisudawati terbaik merupakan impian seluruh mahasiswa, banyak faktor yang menjadikan seorang mahaiswa menjadi mahasiswa terbaik di universitasnya. Rizka Lutfita Novalistia yang akrab dipanggil Rizka ini merupakan mahasiswa Unpand angkatan 2012 Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Jurusan Akuntansi mengungkapkan ia bisa berhasil menjadi wisudawati terbaik tidak serta merta hanya dengan hasil dari usaha ia sendiri melainkan dikarenakan banyak faktor, mulai dari keluarga, dosen, teman kampus dan juga lingkungan yang kondusif di Universitas Pandanaran.

Prestasi yang di dapatkan oleh Rizka ini merupakan prestasi yang di idam-idamkan oleh setiap mahasiswa. Namun dengan mendapatkan prestasi tersebut Rizka tidak cepat berpuas diri, Rizka menuturkan bahwa prestasi ini sebagai bekal dan tambahan semangat untuk menghadapi dunia kerja, dan sekarang ini Indonesia di hadapkan dengan Era persaingan bebas dengan di mulainya MEA 2016. Lulusan Unpand harus siap dan mampu untuk menghadapi hal-hal tersebut.

Perjalanan Universitas Pandanaran saaat ini menapaki Era persaingan bebas, Saat ini dengan dimulainya MEA 2016 banyak menghadapi tantangan. Program IEBS (Integrated Education Become Services) Terpadu disertai dengan konsep pembangunan fisik yang segera diharapkan terealisasi akan sangat membantu pengembangan kedepan. Saat ini Unpand telah menapaki peringkat sesuai kriteria web Matric secara Internasional, bahwa Universitas Pandanaran pada tahun 2013 berada di peringkat 377 dan pada tahun 2016 berada di peringkat 277, ada peningkatan peringkat sebanyak 100 tingkat. Pada berbagai hal Unpand telah selangkah lebih maju dengan memper siapkan diri menghadapi tantangan. Terselenggaranya seminar-seminar Nasional MEA, seminar Kewirausahaan, Pelatihan TOEFL, pengembangan kerjasama dengan BPDIKJUR, kerjasama dengan UNIKA, KKN terpadu dengan BNN (Badan Narkotika Nasional), Lembaga Sertifikasi Nasional. Pencapaian hari ini sudah dilalui dengan proses yang panjang dengan banyak suka duka. Masih ada perjalanan panjang yang menanti. Dalam menghadapai persaingan dunia kerja antarnegara , apalagi setelah berlakunya MEA Masyarakat Ekonomi Asean sejak 2015, kita dituntut untuk menjadi lulusan yang lebih kreatif, semangat, bertanggung jawab dan berinovasi dalam bidang atau profesi yang ditekuni, tutur Rizka.