SEMARANG, suaramerdeka.com – Personal branding yang positif sangat dibutuhkan utamanya dalam menghadapi masa pandemi, new normal, revolusi industri 4.0 dan globalisasi.

Prof Dr Dra Emiliana Sri Pudjiarti menuturkan, personal branding diperlukan oleh seseorang seperti perusahaan untuk menghadapi sejumlah tantangan.

Seperti saat memasuki masa pandemi seperti sekarang ini, new normal, revolusi industri 4.0 dan arus globalisasi.

”Personal branding bagi perusahaan sangat penting. Apalagi tantangan yang dihadapi cukup banyak,” tuturnya saat Seminar Nasional Strategi Menggapai Sukses Personal Branding yang Positif di Era Digital yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Pandanaran melalui Zoom Clouds Meeting, akhir pekan lalu.

Pembicara lainnya, Dr Dra Honorata Ratnawati Dwi Putranti, menyampaikan arti penting personal branding.

Karena memiliki tujuan dalam pengembangan kepercayaan, membangun koneksi, membangun kredibilitas, keuntungan dalam keyakinan dan memiliki authenticity.

Narasumber ketiga, Dra Harini Krisniati menambahkan, di era globalisasi membuat seseorang harus mampu memiliki personal branding positif yang kuat.

Agar masyarakat mampu melihat value yang ada dalam dirinya yang memiliki kelebihan.

Dibanding sosok lain di bidang skill dan keterampilan yang dimiliki serta pengalaman yang pasti tidak sama meski dalam bidang yang sama.

Rektor Universitas Pandanaran Agustien Zulaidah berharap para peserta dapat menggali potensi dalam dirinya.

Dekan FE Universitas Pandanaran Maria M Minarsih menyampaikan, ia berharap agar peserta dapat membangun personal branding dalam dirinya.

“Jadi, bisa menyumbangkan semua potensi di lembaga atau industri tempatnya bernaung,” harapnya.