Pada hari Rabu tanggal 20 April 2022 telah dilakukan Workshop Penyusunan Laporan BKD di kampus Universitas Pandanaran Jalan Banjarsari Barat No.1 Pedalangan Banyumanik Semarang. Selain pemahaman tentang tujuan dari penyusunan workshop BKD, kegiatan ini sekaligus sebagai implementasi pelaporan BKD semester ganjil tahun 2021/2022. Sebagaimana tindak lanjut Surat Edaran dari LLDIKTI/Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Nomor 376/LL6/KK.01.01/2022 tentang Perpanjangan Periode Pelaporan BKD Semester Ganjil 2021/2022 paling lambat tanggal 30 April 2022.

    Dalam sambutannya Rektor Universitas Pandanaran Agustien Zulaidah, ST,MT menyampaikan bahwa meskipun terdapat beberapa perbedaan dengan pelaporan BKD di tahun yang lalu, dimana dosen bisa melakukan pengunggahan dokumen pendukung kegiatan Tri Dharma berupa Pendidikan, Penelitian, Pengabdian dan Penunjang serta berinteraksi dengan dosen assessor untuk finalisasi sendiri. Namun sejak semester lalu, semua finalisasi sangat membutuhkan peran dari Operator PDDIKTI, sehingga cukup membutuhkan waktu. “Harapannya semua peserta termotivasi untuk melakukan pengisian Sister dalam pengunggahan LBKD periode ini agar bisa sekaligus terkoneksikan untuk kenaikan Jafa secara periodik,” lanjutnya.

    Pada kesempatan yang sama Wakil Rektor II sebagai Narasumber 1 Dra. Retno Djohar Juliani, MPd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu agenda yang diperlukan secara periodik di masa depan karena begitu banyaknya manfaat yang bisa didapatkan. “Pelaksanaan workshop penyusunan LBKD ini diharapkan dapat memotivasi dan memberikan pencerahan tentang Pelaporan BKD meliputi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian dan Penunjang sesuai pedoman standar nasional, harapan lainnya peserta memperoleh pemahaman yang sama guna kelancaran penyusunan LBKD tepat waktu, selain juga terbuka kesempatan bagi dosen yang sudah berjafa untuk masuk daftar sebagai dosen tersertifikasi, dengan melalui berbagai seleksi selanjutnya tentunya”, ujarnya.

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Pandanaran Dr.Dra. Cicik Harini, MM sebagai Narasumber 2 menyampaikan dalam paparannya bahwa dosen sebagai pendidik profesional dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat pendidik yang berkewajiban untuk melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, serta menilai dan kemudian mengevaluasi hasil pembelajaran. “Selain itu dosen juga meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni,”katanya. Workshop berlangsung lancar dari awal hingga berakhir dengan implementasi praktik pengisiannya sekaligus pendampingan penuh dari Operator PDDIKTI
Mahfud Effendi, AMd diselingi diskusi dan tanya jawab sekitar 20 peserta yang sangat antusias dan pro-aktif.

WR II Dra. Retno Djohar Juliani, MPd dan Rektor Unpand Agustien Zulaidah, ST, MT

Ketua LEPEMU Universitas Pandanaran Dr. Dra. Cicik Harini, MM sebagai Narasumber 2 menyampaikan paparannya