Universitas Pandanaran menyelenggarakan Workshop Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian Hibah Kemendikbudristek yang dilaksanakan pada hari Senin, 24 Januari 2022 dengan mengundang Narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya. Kegiatan ini dimaksudkan agar para dosen termotivasi untuk menyusun proposal sehingga tahun 2022 meningkat perolehan hibah dibanding tahun yang lalu. Dalam sambutannya Ketua panitia penyelenggara kegiatan sekaligus Ketua LPPM Universitas Pandanaran Rita Andini, SE, MM. menyampaikan harapannya ke depan kegiatan sejenis dilakukan secara berkesinambungan sehingga bisa memotivasi para dosen bisa secara maksimal melakukan Kegiatan Tri Darma.

“Hari ini hadir di tengah kita Prof. Dr. Djamari ST, MT. Sekiranya beliau berkenan memberikan arahan, gambaran dan wawasan serta memberikan masukan apa saja strategi – strategi jitu bagaimana menyusun proposal hibah penelitian dan pengabdian yang baik, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga proposal yang Bapak Ibu Dosen ajukan bisa lolos semuanya. Di samping itu juga banyak inspirasi yang bisa diambil dari pengalaman pribadi khususnya yang dilakukan Prof. Dr. Djamari ST, MT selaku Ketua LPPM Universitas Diponegoro dalam mengelola semua kegiatan khususnya penyusunan strategi dalam perbaikan usulan proposal, pengelolaan, luaran hibah baik untuk penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat yang selama ini dilakukan, sehingga sedikit banyak bisa memotivasi LPPM Unpand khususnya dan para dosen di lingkungan kampus untuk paling tidak sedikit menyerupai sebagaimana yang telah diprogramkan LPPM Undip,” katanya lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama Rektor Universitas Pandanaran Agustien Zulaidah, ST, MT menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan sharing ilmu dan wawasan serta pengalaman Prof. Dr. Djamari ST, MT dalam kegiatan ini “Seiring dengan waktu beberapa aturan berubah sehingga semua dosen bisa mengikuti dan berperan aktif agar proposal yang diajukan bisa lolos didanai Kemendikbudristek, sekaligus menularkan ilmunya ke mahasiswa dalam hibah PKM sehingga lebih banyak pula yang lolos,” ungkapnya. 

Moderator kegiatan ini Dr. Widi Astuti, ST, MT Kaprodi Teknik Lingkungan Universitas Pandanaran juga menyampaikan harapannya, bahwa tidak hanya bertambah lagi proposal yang lolos didanai oleh Kemendikbudristek namun output penelitian dan atau pengabdian juga bisa termuat di jurnal terindex scopus sehingga bisa menaikkan pemeringkatan Universitas Pandanaran di kelak kemudian hari.

Dalam paparannya Prof. Dr. Djamari ST, MT menyampaikan bahwa persiapan penyusunan  proposal dengan memperbanyak gambar dan data pada paparan usulan, namun perlu adanya kesungguhan untuk pengelolaan keuangan yang diserahkan pada ahlinya dengan memanfaatkan managemen yang bisa dipilih yaitu tertutup, terbuka dan kolaborasi antara managemen tertutup dan terbuka yang kesemuanya tentu saja ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing. “Kekompakkan Tim adalah kunci untuk bisa mendapatkan apapun goal dalam segala hal terkait kegiatan penelitian dan pengabdian, asalkan secara matang benar-benar dipersiapkan dari hulu hingga hilir  prosesnya, baik strategi, perbaikan usulan, pengelolaan usulan dan keuanga serta output atau luarannya”, lanjutnya.